December 18, 2019

Kritik Tiongkok Soal Muslim Uighur, Arsene Wenger: Mezut Ozil Harus Terima Konsekuensi

Arsene Wenger menegaskan pernyataan Mesut Ozil tentang perlakukan Tiongkok terhadap Muslim Uighur tidak mewakili Arsenal dan sang pemain harus menerima konsekuensi atas kritik tersebut. 

Melalui media sosial pekan lalu, Ozil mengutuk perlakuan Tiongkok terhadap muslim di Xinjiang, di mana jutaan etnis minoritas ditahan dalam penjara dengan berkeamanan tinggi. Pihak Tiongkok berkilah pihaknya melakukan pendidikan terhadap etnis minoritas tersebut demi memerangi paham ekstrimis.

Kebijakan Tiongkok tersebut menuai kritik keras dari PBB ketika 23 negara anggota termasuk Inggris, Australia, Kanada, Prancis, Jerman dan Jepang mendesak negara mengakhiri penahanan massal di wilayah barat. 

Arsenal sendiri memilih menjauh dari komentar Ozil, dengan menegaskan klub tidak terlibat dalam politik, seperti yang dituturkan dalam platform media sosial Tiongkok Weibo. 

Buntut komentar Ozil ini, stasiun TV Tiongkok menolak menyiarkan pertandingan Liga Primer antara Arsenal dan Manchester City pada Minggu dan sang pemain dihapus dari video game FIFA dan Pro Evolution Soccer edisi Tiongkok. 

Mantan manager the Gunners Wenger menjadi orang terkini yang memperingati Ozil untuk berhati-hati dalam menyuarakan pendapat. 

“Apa yang ia katakan adalah tentang dirinya dan bukan Arsenal,” kata pelatih berpaspor Prancis ini kepada BBC Sport. 

“Mesut Ozil memiliki kebebasan berbicara seperti orang lain dan ia menggunakan nama besarnya untuk mengekspresikan pendapatnya, yang tidak harus dibagikan kepada semua orang. 

“Yang penting adalah Ozil memiliki tanggung jawab individu. Ia tidak harus membawa Arsenal Football Club. Ketika Anda membuat komentar tentang pendapat individu Anda harus menerima konsekuensinya.”